Toilet training Anak Yang Bagus

Toilet training Anak Yang Bagus

Anak-anak sering kali mengalami kesulitan buang air besar, atau yang disebut juga dengan sembelit atau konstipasi yang merupakan sebuah gangguan pencernaan yang umumnya terjadi. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan konstipasi atau sembelit terjadi pada anak. Untuk dapat menanganinya dengan baik, tentunya sebagai orang tua, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja penyebab dari masalah pencernaan feses anak Anda. Salah satu yang menjadi rintangan ketika anak sudah mulai menginjak usia 2 tahun dimana mereka  mulai diajarkan toilet training. Pada masa ini, sebagai orang tua harus memiliki ekstra kesabaran. Nah, bagaimana apabila ketika menjalani toilet training anak justru mengalami sembelit? Hal ini tentunya harus diperhatikan dengan cermat agar nantinya akan lebih mudah mengatasi hal yang terjadi.

Penyebab sembelit?

Sembelit merupakan sebuah masalah pencernaan yang bisa mengganggu kapan saja. Akan tetapi, yang menjadi penyebab sembelit, bisa saja selain kondisi pencernaan yag sedang tidak sehat atau karena mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Alasan lain bisa saja terjadi ketika anak sedang melakukan toilet training. Hal ini tentunya merupakan ujian kesabaran bagi orang tua agar tetap gigih agar anak anda lulus potty training dengan baik sehingga akan terlepas dari pemakaian popok. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk membantu dalam mengatasi sembelit yang kerap terjadi pada anak selama menjalani potty training.

Tips toilet training anak

 Agar dapat menjalankan toilet training dengan sukses, anda harus memastikan dahulu bahwa anak anda sudah siap untuk toilet training. Seperti sudah bisa memberikan kode akan buang air kecil atau besar. Jika tidak anak bisa saja menahan hal tersebut sehingga berakibat pada sembelit dan masalah pencernaan lainnya.

Selanjutnya adalah berikan kenyamanan untuk anak akan buang air kecil atau besar seperti dengan memberikan toilet khusus anak sehingga ia dapat nyaman duduk. Apabila selama toilet training ini mengalami sembelit, hal ini dapat diantisipasi dengan memberikan cairan yang cukup pada tubuh sehingga membantu buang air besar menjadi lebih lancer.

Makanan berserat

 Konstipasi atau sembelit dapat diantisipasi dengan memberikan makanan berserat seperti pepaya, mangga, brokoli. Kandungan serat pada makanan tersebut dapat mebantu melancarkan percernaan sehingga dapat melembutkan feses yang membuat anak tidak nyaman apabila susah mengejan dan mereka akan cenderung menolak ke kamar mandii.

Sebagai orang tua, kita harus dapat meluangkan waktu untuk membiasakan anak dengan hal yang baru. Anda dapat mengajarkan ekspresi bagaimana toilet training dilakukan sehingga anak akan lebih mudah memahami dan mempraktekan hal tersebut sehingga menjadi kebiasaan baru. Namun, apabila sembelit ini terus berlanjut hendaknya segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan dengan tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *